Bina Kesehatan di Lingkungan Pondok,Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Akan Bentuk Poskestren.
LawuNews– Menekankan pentingnya kesehatan bagi para santri dimasa pandemic covid 19, Dinas Kesehtaan Kabupaten Magetan menggelar Pertemuan Koordinasi Lintas Program dan Lintas Sektoral Pendampingan Poskestren di Gedung Korpri. Kasi Promkes dan Pemberdayaan masyarakat Dinas Keseatan Kabupaten Magetan Totok Aprianto mengatakan, semakin tingginya minat warga menyekolahkan anak mereka di pesantren membuat pemerintah menekankan pentingnya ketersediaan pos pelayanan kesehatan dilingkungan pesantren. Saat ini untuk lebih mendekatkan pelayanan kesehatan di wilayah pondok pesantren yang dihuni oleh ribuan santri, pemerintah daerah dengan menggandeng Depertemen Agama melakukan pembiaan dengan akan dibentuknya pos kesehatan pesantren atau pos kes tren di masiang masing pesantren.
“Enam bulan ini berupaya bagaimana setiap 10 pondok ini terbentuk poskestren dari masing masing pondok pesantren. Besok selama 2 hari kita melakukan pelatihan kepada kader santri untuk tetap melakukan pelatihan protokol kesehatan, untuk kebiasaan baru karena kita tidak lengah hanya dengan covid 19 karena ada permasalahan kesehatan lain seperti gatal dan demam berdarah dan masalah kesehatan lainnya,” ujarnya.
Sementara itu Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Departemen Agama Kabupaten Magetan Yusron Kholid menanggapi posiitif dengan rencana pembentukan poskestren karena pentingnya fasilitas kesehatan di lingkungan pondok pesantren mengingat tinginya kebutuhan fasilitas kesehatan ditengah ribuan santri yang meondok. Dengan adanya poskestren secara mandiri maka kesehatan dari para santri lebih terjamin.
“Artinya kepedulian pondok pesantren harus kita tingkatkan khususnya terhadap kesehatan lingkungan karena pesantren ini masyarakat yang punya lingkungan sendiri. Kesehatannya pun harus dilakukan secara mandiri. Kalau tidak ada poskestren nanti kalau ada hal hal terkait kesehatan santri, maka akan terjadi kesulitan. Maka pemberdayaan terkait keberadan poskestren kita harapkan masing masing pesantren yang ada di Magetan mempunyai pos kesehatan santri,” katanya.
Kehadiran poskestren di pondok selain untuk memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan, poskestren juga menjadi sarana untuk mencegah penyebaran covid 19 serta mencegah penyebaran penyakit lain seperti demam berdarah dan kebutuhan pertolongan pertama pada kecelakaan. Dinas Kesehatan nantinya akan langsung turun ke pesantren yang ada di Magetan untuk melakukan pelatihan terhadap SDM dan pembentukan pos kestren. (DmS/RIS)