NU Pesawaran - Musibah banjir bandang yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Pesawaran menyebabkan duka yang mendalam bagi warga Bumi Andan Jejama, tidak hanya korban materi bahkan korban jiwa,
Data sementara salah satu korban hilang adalah M. Yunus Bin Baihaki usia 17 tahun, salah satu santri Pondok Pesantren Desa Madajaya yang hilang sejak.pukul 14.00 belum di temukan sampai berita ini di turunkan.
Menurut sekretaris LASKAR SANTRI NUsantara kabupaten Pesawaran Ust. Muhayat saat di wawan carai nupesawaran.or.id mengatakan bahwa tim pencarian yang terdiri dari beberapa unsur di bantu para santri dan warga serta Banser NU masih terus dilakukan hingga pukul 00.00, tapi belum menemukan titik terang.
Data sementara salah satu korban hilang adalah M. Yunus Bin Baihaki usia 17 tahun, salah satu santri Pondok Pesantren Desa Madajaya yang hilang sejak.pukul 14.00 belum di temukan sampai berita ini di turunkan.
Menurut sekretaris LASKAR SANTRI NUsantara kabupaten Pesawaran Ust. Muhayat saat di wawan carai nupesawaran.or.id mengatakan bahwa tim pencarian yang terdiri dari beberapa unsur di bantu para santri dan warga serta Banser NU masih terus dilakukan hingga pukul 00.00, tapi belum menemukan titik terang.
Husni Rizal (Sekretaris DPC PKB Pesawaran) yang rumahnya berada dekat dengan lokasi Pondok Pesantren tersebut menambahkan, bahwa santri tersebut adalah santri Kiyai Izzudin, berasal dari Desa Bayas Jaya Kecamatan Way Khilau.
